• Pondok Pesantren Al-Fatah didirikan oleh KH. Aceng Royani (Alm.) sejak tahun 1960 M / 1379 H
Zaman telah berubah, Santri tak cukup hanya bisa Ngaji tapi juga perlu diimbangi dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Keterampilan yang Mumpuni..

Sejarah Singkat

Sejarah Singkat Pondok Pesantren Al-Fatah

Pondok Pesantren Al-Fatah didirikan oleh KH. Aceng Royani pada tanggal 26 Januari 1960 M bertepatan dengan 27 Rajab 1379 H di Desa Gununghalu Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

K.H. A. Royani adalah salah satu putra Mama K.H. Muhammad Nawawi yang merupakan salah satu keturunan dari Ulama Pembawa Agama Islam pertama di Wilayah Gununghalu dan sekitarnya, yakni: K.H. Alha.

K.H. A. Royani lahir di Bandung pada tanggal 18 Pebruari 1927 dan wafat pada tanggal 29 Juni 2011 M (27 Rajab 1432 H.) bertepatan dengan tanggal/hari besar islam, yakni: Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

Adapun Putra/Putri K.H. Aceng Royani, antara lain:
1. K.H. Cecep Burhanuddin
2. Euis Nurhayati
3. K.H. A. Saeful Muhtaz S.Ag
4. Hj. Enung Nafisah
5. Tatang Ali Imran
6. Enok Jubaedah
7. A. Ramdhan Mubarak S.Pd.I
8. Imas Fatimah S.Pd.I

Pada awalnya, Pondok Pesantren Al-Fatah hanya mendalami Diniyah dengan mempelajari secara khusus Kitab-Kitab Kuning dan permasalahan agama lainnya. Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat tuntutan dari masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan formal yang alumnusnya diakui oleh pemerintah dengan ijazah yang sama dengan ijazah umum, dengan tetap mempertahankan ciri khas Pondok Pesantren Al-Fatah sebagai lembaga tafaqquh fid din. Untuk itu, Pondok Pesantren Al-Fatah membuka/menyelenggarakan lembaga pendidikan formal (sekolah/madrasah).

Hingga saat ini, Pondok Pesantren Al-Fatah Menaungi/Mengkoordinasi Lembaga Pendidikan Formal maupun Non-Formal, antara lain:

1. Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK) Al-Fatah; dalam proses
2. Madrasah Aliyah (MA) Al-Fatah;
3. Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al-Fatah;
4. Raudhatul Atfal (RA) Al-Fatah;
5. Taman Pendidikan al-Qur'an (TPA) Al-Fatah.
   
Santri/Siswa di Pondok Pesantren Al-Fatah terdiri dari:

a. Santri/Siswa yang Mondok (Berasrama). Putra/Putri
b. Santri/Siswa yang Tidak Mondok (Tidak Berasrama). Putra/Putri

Mereka berasal dari daerah sekitar dan berbagai daerah di Indonesia bahkan pernah ada yang dari luar negeri (Malaysia).

AKSES TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR

Hubungan pesantren dengan masyarakat disekitarnya cukup baik. Pihak pesantren meyelenggarakan Majelis Ta’lim yang diikuti oleh warga sekitar bahkan diikuti oleh warga selain warga sekitar. Selain itu, diadakan pula pengajian khusus para Kyai/Ustadz setiap hari Ahad.

PROSPEK
Secara geografis, Kampus/Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah dikelilingi oleh areal persawahan yang cukup luas, didukung dengan SDM lulusan Pondok Pesantren, baik Pesantren Salafiyah/Klasik Maupun Pesantren Modern/Khalafiyah juga lulusan Perguruan Tinggi, baik Perguruan Tinggi Agama Islam maupun Perguruan Tinggi Umum. Oleh karena itu, dalam jangka panjang Pondok Pesantren Al-Fatah memungkinkan untuk diperluas dan dikembangkan.

Selain itu, Kampus/Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah juga dilintasi Jalan Propinsi yang menghubungkan 2 (dua) kabupaten, yakni: Kabupaten Bandung Barat & Kabupaten Bandung (Gununghalu - Ciwidey).